Saya
kagum memandang kepribadian bapak yang unik. Dalam dirinya, bersemayam
spiritual yang matang. Beliau itu, penyabar tingkat dewa, apalagi dalam
menghadapi keluarga dan ibuk saya yang vokal abis (untuk menghindari kata
cerewet hehe. Disamping itu ibuk saya adalah sosok yang memiliki belas kasih
bak bidadari. Kapan-kapan ini saya ceritakan), juga alur kehidupan keluarga
kami yang pasang-surut-surut-surut-surut.... loh kapan pasangnya lagi?? hehe.
Mudah-mudahan tahun ini pasang yak, Keluargaku tercinta... Bapak itu, juga
sosok yang bijaksana, dalam pemikiranya, keputusannya penuh pertimbangan, gemati,
telaten, dan yang ini yang paling disukai anak-anaknya, anak-anak
tetangganya, juga para ibu-ibu di sekitar rumah. Hahaha: Bapak itu humoris!
Banyak
sekali cerita bapak yang selalu membuat kami, anak-anaknya ngakak. Dan tentang
kehumorisannya, ternyata juga terterapkan dalam lakunya. Humorisnya beliau ini
ternyata sangat mujarab untuk meredakan ibuk selagi datang sikap judesnya. Hahaha
(nah, di sini sejarah gen kejudesan saya ternyata. Kekekek)
Ada sikap humor bapak yang
sangat terekam dalam jiwa-batin saya, yaitu saat saya mengalami kecelakaan di
tahun 2012 --kalau tidak salah--.Saya ceritakan di judul yang kesepuluh yak :D
0 komentar:
Posting Komentar