Senin, 02 Juni 2014

?


Perempuan itu diculik dari mimpinya. Lalu cahaya memancar dari mana-mana. Perempuan itu diserbu silau dan tak kuat menahan serbuan cahaya dari mana-mana. Ia hanya punya satu-satunya kekuatan pada keadaan seperti itu. Tanpa berfikir, ia menyebut nama Tuhannya keras-keras. Tuhan dan Nabinya. Tiba-tiba seseorang menariknya. Jubah putih dan sorbannya mengelebat diantara kemilau cahaya. Pada akhirnya, perempuan itu bisa menatap wajah seseorang itu. Seorang lelaki berwajah campuran Timur Tengah dan Jawa.  Dengan jambang dan brewoknya.

Perempuan itu telah bersamanya di sebuah tempat yang benar-benar asing. Di sebuah bangunan tua bermarmer, beberapa pendopo dari kayu jati, dan beberapa cungkup makam di sana-sini. Banyak orang dengan pakaian lusuh seperti sama-sama tak menghiraukan yang lainnya dan sekelilingnya. Semua sibuk entah apa, pada siapa, dan untuk siapa!


Di pelataran, beberapa orang tidur terlentang dan melakukan gerakan-gerakan aneh tak beraturan. Mata perempuan itu menangkap sosok yang khas di ingatannya. Sosok yang belakangan hari ini telah masuk dalam lingkaran kehidupannya. Sosok berbaju hitam, celana kain hitam, berambut ikal panjang, dan udeng biru tuanya. Ada sedikit rasa senang ada yang ia kenal di tempat asing ini. Senyum perempuan itu rekah dan kaki-kaki kecilnya mulai menggedel akan mendekati.

“Mau kemana?” kata lelaki paruh baya di sampingnya dengan gerakan agak menahan

“Ke Mas El” katanya polos

“Jangan”

“Tapi kenapa? Saya mengenalnya. Dia temanku. Sudah semestiya kami bertegur sapa kan?” perempuan itu bertanya-tanya

“Jangan. Sebelum kamu kecewa” suaranya teduh dan ayem di hati

“Kenapa kecewa?” perempuan itu seperti berkata pada dirinya sendiri dimana pandangannya tetap melekat pada sosok di sana yang tengah melakukan gerakan-gerakan yang ia tak mengerti. Gerakan-gerakan pencarian, komunikasi, atau entahlah!

“Dia telah lama di sini. Dan dia, tidak akan mengenalmu”

Perempuan itu menangis. Hatinya jerjerembab ke tanah yang paling dasar. Ia telah sadar siapa dirinya dan siapa sosok di sana. Laki-laki paruh baya di sampingnya, memapahnya untuk pergi ke suatu tempat….

Lalu gambar orang bersliweran dan gambar putih. Memutih…
 
01 Juni 2014


0 komentar:

Posting Komentar